• anda pengunjung ke



  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 1.280 pengikut lainnya

PERANG SPANDUK

Seperti lazimnya memasuki suatu pemilihan pasti banyak cara yang dilakukan oleh para kandidat dalam bersosialisai, atau memasyarakatkan jati dirinya. Jelas tujuannya adalah untuk menarik simpatik calon pemilih. Salah satu caranya yang murah, mudah dan meriah adalah dengan PASANG SPANDUK. Dan jelas pemasangan spanduk tersebut hampir menghiasi seluruh ruang di wilayah pemilihan sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Pemalang.

Kebijakan Bupati Pemalang untuk melaksanakan Pilkades secara serentak yakni Tanggal 4 November 2012 dan Tanggal 16 Desember 2012, sontak saja membuat Desa-desa di Kabupaten Pantura ini menjadi ramai dengan hiasan SPANDUK yang dipasang oleh semua Calon Kepala Desa di Pemalang.

Tahap I Tanggal 4 November 2012 ini saja tidak kurang dari 80 an des se Kabupaten Pimpinan H.Junaedi ini yang melaksanakan Pilkades. Sehingga jika Rata rata setiap desa terdiri dari 3 Calon saja dan setiap Calon memasang 20 sapanduk saja maka di wilayah ini akan terpajang sekitar 4.800 Spanduk yang isinya nyaris sama.

Dari ribuan spanduk tersebut hanya ada dua kategori yaitu :
1. Yang berisi Tulisan ” MOHON DOA RESTU ”
2. Slogan, pesan singkat dari para kandidat.

Jika Satu Desa yang mempunyai wilayah 4 Km dengan perkiraan calon rata-rata 3 orang dan jumlah spanduk yang dipasang sekitar 20/calon maka diwilayah tersebut akan ada 60 Spanduk. Dan Jika satu desa terdiri atas rata-rata 20 gang/lorong maka setiap lorong akan terdapat minimal 3 spanduk yang jelas diletakkan pada titik yang sama yakni titik yang strategis. Dengan demikian layaklah akan terjadinya perang spanduk ini.

Jika kita mencermati Kalimat pada Spanduk tersebut banyak hal yang menggelitik, menarik kadang juga sedikit provokatif.

Inilah contoh beberapa kalimat spanduk yang berkibar di Kabupaten Pemalang yang dipasang oleh beberapa Calon kepala desa di pantura ini.

CALON A PASANG SPANDUK :
” PILIHLAH KEPALA DESA YANG AMANAH, JUJUR DAN ADIL ”
Sepintas kalimat ini UMUM, namun akan nampak KHUSUS jika disana terpampang pula photo kandidat yang merupakan Kepala Desa yang sedang menjabat.

CALON B PASANG SPANDUK :
” AKEH WONG KANG AMANAH, JUJUR DAN ADIL- TAPI MESTHI KALAH KARO WONG BEJO ”
Sebab disitu terpampang Wajah Pak Bejo sebagai kaNDIDAT PILKADES.

CALON C PASANG SPANDUK :
LURAHE SIJI TAPI ROMBONGANE AKEH
IKI SING BAKAL DADI

Nah jika TIGA spanduk itu sakja dipasang pada tempat yang sama maka jelas akan membantu program DIKNAS dalam memberantas Buta Aksara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: